Friday, 30 June 2017 00:40

Mau KPR dari BPJS-TK Disetujui? Ini Caranya!

Written by
(0 votes)

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sebagian orang masih belum berani mencicil rumah. Pertama, harga rumah yang dinilai terlalu tinggi. Kedua, sulitnya menabung uang muka (DP). Atau ketiga, jumlah cicilan rumah yang cukup besar sehingga tak sesuai dengan penghasilannya.

Demi mengatasi masalah di poin ketiga, BPJS Ketenagakerjaan bersama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) bekerjasama meluncurkan fasilitas pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi pesertanya.

Baca juga: Mau Cicil Rumah Dengan Bunga Rendah? Pakai BPJS Saja!

“Guna melancarkan program, saat ini kami (BTN) tengah meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan daftar perusahaan yang tertib membayar iuran, untuk kemudian kami lakukan sosialiasi bersama kepada karyawan-karyawannya yang ingin membeli rumah pertama,” terang Suryanti Agustinar, Executive Vice President Non Subsidized Mortgage & Consumer Lending Division Bank BTN.

Sosialisasi program bahkan telah dilakukan di delapan daerah, mencakup area Jawa, Jakarta, Sumatera, sampai Batam. Soal syarat mengikuti program KPR pun sebenarnya relatif mudah.

“Jadi karyawan tinggal tentukan mana rumahnya, dengan catatan harga huniannya harus di bawah Rp500 juta, boleh apartemen atau rumah tapak. Lalu si karyawan harus dipastikan sudah merupakan karyawan tetap dengan masa kerja minimal satu tahun,” imbuh Yanti.

Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menguraikan beberapa persyaratan yang wajib dipatuhi masyarakat peserta BPJS Ketenagakerjaan, meliputi;

Telah terdaftar aktif sebagai peserta BPJS manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) minimal selama 1 tahun.
Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran serta tidak berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja.
Belum memiliki rumah sendiri.
Peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari Bank penyalur yang bekerjasama.
Lihat juga: Kumpulan Apartemen yang Bisa Dicicil Pakai BPJS-TK

Bagi masyarakat yang tertarik dan merasa telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, berikut sejumlah tahap demi tahap yang perlu dilakukan.

1. Peserta mengajukan fasilitas KPR ke bank kerjasama (saat ini masih BTN), dengan menyertakan copy bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
2. Bank kerjasama akan melakukan verifikasi dan BI Checking. Pastikan tidak masuk ke dalam blacklist BI agar permohonan kredit bisa disetujui. Cara untuk mengetahuinya bisa dicek di sini!
3. Setelah melewati verifikasi awal, bank kerjasama akan melanjutkan permohonan kredit tersebut ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi kepesertaan.
4. Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim formulir persetujuan kepada bank kerjasama untuk kemudian diproses/ditolak, sesuai dengan hasil verifikasi kepesertaan yang akan dikonfirmasikan oleh bank kerjasama kepada peserta yang mengajukan kredit.

“Disetujui atau tidaknya permohonan KPR, itu merupakan kewenangan dari BPJS Ketenagakerjaan. Jadi bukan dari keputusan BTN. Karena ini menyangkut bunga rendah yang ditawarkan yakni sekitar 7,75% jika mengacu pada 7-days reverse repo rate saat ini. Angka tersebut relatif lebih rendah dibandingkan bunga KPR komersil yang ada di kisaran 9%.” ujar Yanti.

Sebagai penutup, Yanti mengatakan saat ini BTN telah membukukan sebanyak 50 akad kredit untuk rumah yang dibeli nasabah dengan memanfaatkan fasilitas KPR dari BPJS Ketenagakerjaan.

Read 9127 times Last modified on Friday, 30 June 2017 00:54
Jack Smith

Bestari Sawangan merupakan kawasan Cluster Premium pertama di wilayah Pengasinan pembangunan yang di kembangkan oleh pengembang Best Group Property. Pembangunan Cluster ini akan dibangun diatas tanah dengan luas lahan 4080 m2 yang akan dilengkapi dengan Taman Bermain, Ruang Terbuka Hijau.

www.bestarisawangan.com/

4921 comments

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

K2 Search

K2 Calendar

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31